25th February 2024

Better business. Better community

Business Industry and Financial

Bank Digital Dinilai Potensial untuk Generasi Z

Wenselaus Manggut, Ketua Umum AMSI. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Solo – Ketua Umum Asosiasi Media Siber (AMSI) Wenselaus Manggut menilai pesatnya perkembangan dunia digital saat ini meluas. Di dunia perbankan bahkan mulai muncul bank-bank digital yang menyasar generasi Z.

Bahkan, munculnya aplikasi-aplikasi digital perbankan beberapa waktu terakhir, juga muncul dan perkembangan dari bisnis di dunia digital yang saat sebelumnya sudah dimiliki.

Informasi yang didapatkanya dari sejumlah pebisnis perbankan ini, disampaikan dalam Jateng Digital Conference (JDC) 2023 yang digelar AMSI Jateng di sesi kedua dengan tema Digitalisasi Perbankan, Rabu (1/3/2023).

”Berkembangnya digitalisasi ada yang berangkat dari konvensional. Namun juga ada yang berangkat langsung dari dunia bukan konvensional,” katanya.

Pria yang akrab disapa Kak Wens ini menjelaskan, beberapa aplikasi perpesanan sudah banyak yang mengembangkan bisnisnya ke dunia finance, terlebih di digital aplikasi perbankan. Peluang itu mereka ambil setelah melihat kepercayaan masyarakat di aplikasi yang mereka miliki sebelumnya.

”Contohnya seperti Line, WeChat, hingga Kakao Talk, saat ini sudah berkembang memiliki aplikasi digital perbankan. Di Brasil juga seperti NU Bank yang sudah besar itu juga tidak berangkat dari dunia konvensional,” ucapnya.

Baca: Peningkatan Layanan Digital di Perbankan jadi Hal Mutlak

Saat ini, sambung dia, masih banyak pebisnis yang ingin juga terjun di dunia perbankan digital. Pasalnya, dalam pantauan mereka potensi perbankan digital akan memiliki kurva performa yang akan selalu naik.

Mereka juga sudah melakukan riset, memiliki data, dan mengetahui siapa generasi yang akan mereka sasar nantinya.

”Perbankan digital saat ini sudah masuk dalam skema ekosistem bisnis. Mereka tahu jika kurvannya akan terus naik, meski memang ada beberapa bank-bank digital yang saat ini tidak berkembang. Jadi mereka tahu potensi jangka panjangnya,” ujarnya.

Baca: Infrastruktur Digital di Pelosok Negeri Perlu Diperhatikan

Lebih lanjut menurutnya, para pebisnis perbankan digital nantinya akan menyasar kepada generasi Z. Di mana saat ini generasi Z sudah paham dan lebih banyak melakukan akses dan transaksi di dunia digital.

”Jadi mereka tahu betul penetrasinya, bisa menjadikan Gen Z masuk melalui kunci-kunci yang sudah mereka miliki,” imbuhnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

link